Belajar Ngeblog Dari NOL Untuk Pemula, 11 Materi Pokok [LENGKAP]

Kenapa Anda perlu belajar ngeblog?

Jawabannya banyak. Saya sebutkan beberapa saja.

  • Pertama, jika Anda hobi menulis sastra, seperti puisi atau cerpen, dengan ngeblog karya Anda bisa dibaca ratusan, ribuan, bahkan ratusan ribu pembaca tanpa perlu menerbitkan buku.
  • Kedua, bila Anda gemar melontarkan opini atau kritik, suara Anda lebih mudah didengar dan disebarluaskan pada masyarakat luas tanpa harus berkompetisi di media cetak.
  • Ketiga, bila Anda seorang pengajar dan ingin mengabadikan atau membagikan ilmu pengetahuan yang Anda miliki, kebaikan yang Anda terima akan berlipat ganda, bahkan menjadi jariyah bila ditulis di blog.
  • Keempat, jika Anda ingin mengembangkan usaha lebih luas, mampu menjangkau pasar Nasional, blog bisa memperluas daya jangkau produk Anda.
  • Kelima, mungkin Anda ingin menambah penghasilan, blog bisa menjadi salah satu solusi buat menambah passive income, bahkan jadi sumber penghasilan utama.

Sampai di sini apakah Anda sudah paham kenapa harus belajar ngeblog?

Jika sudah, mari belajar bersama. Saya sendiri juga masih belajar ngeblog dan akan terus belajar.

Blog sederhana ini saya dedikasikan sebagai tempat mengingat kembali apa yang sudah saya pelajari, sekaligus tempat berbagi.

Saya sengaja menyusun sedemikian rupa agar Anda dan pengunjung lain lebih sistematis saat membacanya.

Sebab, menurut pengamatan saya pribadi, 60% blogger yang lambat belajarnya ialah mereka yang belajar ngeblog secara loncat-loncat, alias tidak sistematis.

Karenanya, pada materi belajar ngeblog kali ini saya berusaha semaksimal mungkin menyusun semua materi lebih sistematis. Tiap-tiap poin saya sertakan gambar / grafis untuk mempermudah memahaminya.

Baiklah, sebelum kita lanjut ke materi, saya ingin bertanya sekali lagi.

Apakah Anda siap belajar ngeblog sampai tuntas?

Jika iya, silahkan lanjut membaca. Jika tidak, silahkan langsung berpaling saja. :p

11 Materi Belajar Ngeblog Lengkap

Ternyata sekedar belajar ngeblog materinya cukup banyak ya?

Sebetulnya tidak banyak. Hanya saja, semua saya susun berjenjang, sehingga selepas kesasar di blog ini Anda mulai paham ilmu dasar blogging, sekalipun ini baru dasar.

Kalau Anda keberatan dan ingin mencari materi belajar ngeblog yang lebih singkat, silahkan mampir ke tetangga sebelah.

Yuk, kita mulai dari bab pertama.

1. Jenis-Jenis Blog

Saya yakin Anda sudah paham apa itu blog dan siapa itu blogger. Namun apakah Anda tahu apa saja jenis-jenis blog?

Pada bab pertama Anda akan belajar tentang seluruh pemetaan jenis blog, baik dari segi konsep, isi, topik dan tujuan dibuatnya blog itu sendiri.

Dengan memahami jenis-jenis blog Anda akan lebih mudah menentukan pilihan serta membuat silabus, manakah jenis blog yang tepat Anda gunakan.

Tanpa mempelajari bab ini, saya jamin Anda akan kebingungan ketika membuat blog. Dan akhirnya berujung pada pertanyaan,

“Enaknya buat blog tentang apa ya?”

Pada bab ini Anda akan belajar ngeblog tentang;

  1. Jenis-Jenis Blog Berdasarkan Tujuan
  2. Jenis-Jenis Blog Berdasarkan Topik
  3. Jenis-Jenis Blog Berdasarkan Konten
  4. Cara Memilih Jenis Blog
  5. Cara Memilih Niche/Topik yang Tepat

Yuk mulai belajar mengenal dan menentukan pilihan, agar kelak tidak menyesal.

BAB 1 : JENIS-JENIS BLOG

2. Blogspot atau WordPress Self Host

Ini adalah pertanyaan yang sering ditanyakan saat belajar ngeblog.

“Enaknya pakai blogspot atau wordpress self host ya?”

Catat, semua sama-sama enak dan sama-sama ada tidak enaknya.

Dengarkan spoiler ini,

>> Jika Anda menggunakan blogspot, Anda terbebas dari biaya hosting tahunan. Dengan begitu Anda lebih santai ketika ngeblog karena tidak dikejar-kejar tagihan.

>> Bila Anda menggunakan wordpress, Anda bebas dari belenggu keterbatasan. Anda bebas mau membangun blog seperti apa saja dan dengan fitur yang beraneka. Semua ada dan semua bisa.

Setelah mendengar 2 pernyataan di atas, kira-kira Anda mau pilih yang mana?

“Ah, pakai blogspot dulu deh, yang gratisan. Nanti kalau sudah cukup mahir bisa pindah ke wordpress self host.”

Pernah dengar ungkapan seperti itu?

Menurut hemat saya, ungkapan di atas 90% salah. Kok bisa?

Iya, sebab blogspot dan wordpres self host sangat berbeda, namun fungsi utamanya sama, yakni ngeblog.

Jika niat awal seperti itu, maka giliran Anda migrasi ke wordpress self host, Anda akan seperti bayi lagi. Belajar dari awal tentang pernak-pernik ternik yang cukup membingungkan.

Belum lagi jika rencana Anda migrasi dari blogspot ke wordpress self host, Anda akan menghadapi link error / perubahan link yang harus disesuaikan.

Kalau Anda dari awal ingin serius ngeblog, coba baca salah satu kutipan yang ditulis oleh David Hartshorne, di situs Bloggingwizard.com.

Bloggingwizard.com adalah salah satu situs rujukan terbaik untuk belajar mengembangkan blog.

Source : Bloggingwizard.com

Maksudnya begini kurang lebih;

Situs berbasis wordpress premium / wordpress self host memiliki potensi tampil lebih banyak hingga 34% daripada situs-situs biasa.

WordPress self host memberikan Anda fitur dan opsi lebih banyak (fleksibel) serta hosting yang bagus, namun Anda harus menyewa alias bayar tagihan / 6 bulan / tahunan.

Bila Anda menginginkan situs yang fleksibel, bisa dikreasikan sesuka hati, maka gunakan WordPress self host. Memang untuk memulainya sedikit sulit, namun proses pembelajaran yang Anda lewati akan sangat berharga nilainya.

Platform yang memberikan kesempatan mengkreasikan blog tanpa batas mampu mendorong Anda menciptakan konten yang sempurna.

Lantas baiknya seperti apa?

Baiknya Anda baca dulu bab 2 tentang Blogspot atau WordPress Self Host. Di sini Anda akan menemukan perbedaan mendasar antara blogspot dan wordpress self host, kelebihan dan kekurangannya, serta rekomendasi yang bisa Anda ambil.

Pada bab ini Anda akan belajar ngeblog tentang;

  1. Kelebihan dan Kekurangan Blogspot
  2. Kelebihan dan Kekurangan WordPress Self Host
  3. Risiko Migrasi dari Blogspot ke WordPress Self Host
  4. Pilih Blogspot atau WordPress Self Host
  5. Kenapa Saya Memilih WordPress Self Host?

Siap menentukan pilihan kan?

BAB 2 : BLOGSPOT ATAU WORDPRESS SELF HOST

3. Membuat Konsep Blog

Apakah blog juga memerlukan konsep? Konsep seperti apa yang harus dibuat untuk blog?

Kedua pertanyaan itu penting untuk dijawab.

Konsep blog ialah blueprint atau kerangka peta yang dibuat sebelum diimplementasikan menjadi sebuah blog.

Ibarat kata, dalam dunia arsitek, untuk membangun rumah yang megah diperlukan desain arsitektur yang memuat kerangka, hitungan, pembiayaan, dan lain sebagainya.

Pun dunia blogging, desain itulah yang dibutuhkan. Sebuah gambaran besar / rencana besar yang disusun untuk menentukan tujuan blog yang dibuat ke depannya akan seperti apa, membahas apa saja, bagaimana manajemen post-nya, hingga keyword apa saja yang akan ditulis.

Jadi konsep blog ini hanya berlaku untuk satu niche?

Kalau boleh jujur, saya jawab IYA. Semakin spesifik topiknya, semakin bagus dan mudah pula membuatnya.

Sebaliknya, semakin banyak topik yang dibahas, alias gado-gado, semakin rumit pula konsep yang akan dikembangkan.

Jadi, buatlah konsep atau rencana yang matang, agar Anda tidak ling lung ketika mulai ngeblog.

Mumpung Anda masih di tahap belajar ngeblog, saran saya, buat dulu konsep blog yang ingin Anda bangun. Baru setelah konsepnya matang dan final, implementasikan konsep tersebut menjadi blog.

Pada bab ini Anda akan belajar ngeblog tentang;

  1. Tools Mengembangkan Ide / Konsep
  2. Cara Mengembangkan Konsep
  3. Membuat Manajemen Konten
  4. Menyusun Timeline Konten

Ternyata belajar ngeblog rumit ya? Tapi Anda pasti bisa kok jika tekun dan sabar.

BAB 3 : MEMBUAT KONSEP BLOG

4. Alat Ngeblog

Setelah Anda berhasil menyusun konsep yang apik, spesifik dan jelas tujuannya, tugas selanjutnya adalah melengkapi kebutuhan alat ngeblog.

Perlu dicatat, alat ngeblog nilainya sama dengan prinsip kebutuhan manusia, yakni;

  • Kebutuhan Primer, kebutuhan yang harus ada, sifatnya mendesak dan jika tidak ada akan memberikan dampak negatif.
  • Kebutuhan Sekunder, kebutuhan yang tidak harus ada dan sifatnya alternatif. Jika ada nilainya lebih baik dan bila tidak ada, maka tak memberikan dampak apa-apa.
  • Kebutuhan Tersier, kebutuhan yang nilainya tinggi dan bersifat prestisius. Keberadaannya bisa terpenuhi setelah kebutuhan primer dan sekunder tercukupi.

Pun dalam blogging, Anda perlu mengetahui apa saja kebutuhan primer, sekunder dan tersier.

Namun hal ini bisa dikembalikan pada konsep yang Anda buat sebelumnya. Semakin besar dan rumit konsep blognya, tentu semakin besar pula alat yang perlu Anda siapkan.

Kebutuhan pemula tentu berbeda dengan kebutuhan pemain lama. Kebutuhan pemain Adsense dengan pemain SEO, juga berbeda. Jadi, semua memiliki porsi masing-masing.

Jika Anda serius belajar ngeblog, saya sarankan baca bab ini sampai tuntas. Cobalah pertimbangkan kembali apa yang telah Anda beli selama ini dengan hasil yang Anda dapat.

Jangan-jangan Anda menggunakan alat yang salah. Atau bisa juga menggunakan alat yang semestinya belum waktunya Anda gunakan.

Pada bab ini Anda akan belajar ngeblog tentang;

  1. Domain dan Hosting
  2. Theme WordPress Terbaik
  3. Plugin Wajib untuk Blog
  4. Tools Penunjang Ngeblog
  5. Senjata Rahasia Ngeblog

Sebelum Anda menggunakan senjata Groza, cobalah belajar menembak dengan Pistol!

BAB 4 : ALAT NGEBLOG

5. Cara Memilih Domain

Domain adalah identitas, layaknya nama bagi manusia. Karenanya perlu pertimbangan khusus sebelum Anda membelinya.

Ada 2 kebiasaan saat membeli domain.

  • Pertama, beli dulu domainnya, baru mencari topiknya.
  • Kedua, susun dulu konsepnya, baru cari domainnya.

Anda kelompok yang mana?

Karena Anda sedang belajar ngeblog, saran saya ikuti kelompok pertama. Domain bisa disesuaikan dengan konsep yang telah dirancang sebelumnya.

Dengan cara ini Anda berarti sudah matang secara konsep dan perencanaan, serta benar-benar ingin menjadi blogger 100%.

Beda cerita bila Anda terbawa nafsu membeli namun secara konsep masih zonk! Pola seperti ini memperlihatkan bahwa Anda tidak serius ngeblog dan hanya main-main saja.

Saya yakin, pasti macet di tengan jalan.

Kecuali 1 hal,,,

Pendapatan Anda sudah lancar, dan sedang ingin membangun PBN / ternak blog / domain. Sudah menjadi hal wajar jika domain-domain cantik selalu menjadi buruan Anda setiap hari.

Agar tidak salah pilih, silahkan baca bab ini terlebih dulu.

Pada bab ini Anda akan belajar ngeblog tentang;

  1. Cara Menentukan Brand Blog
  2. Fresh Domain / Age Domain
  3. Tempat Beli Domain Terbaik
  4. Cara Membeli Age Domain
  5. Logo Sebagai Eksistensi Domain

“Kegagalan seorang blogger bisa dilihat dari seringnya pergantian domain yang digunakan.

BAB 5 : CARA MEMILIH NAMA DOMAIN

6. Memilih Hosting Terbaik

Khusus bagi pengguna blogspot, silahkan langsung baca bab selanjutnya. Bab ini saya khususnya bagi Anda yang sedang belajar ngeblog sekaligus ingin menggunakan WordPress Self Host.

Tapi jika Anda ingin menambah ilmu atau migrasi ke wordpress self host, silahkan baca sampai tuntas.

Jika domain adalah identitas utama, alias alamat rumah, maka hosting adalah tanahnya. Semakin bagus dan luas tanahnya, semakin fleksibel dan aman pula blog yang akan Anda bangun.

Kenapa perlu memilih penyedia hosting yang bagus?

  • Pertama, agar situs Anda lebih stabil, khususnya saat visitor meledak.
  • Kedua, ketika Anda membutuhkan bantuan bisa cepat teratasi melalui support dari penyedia hosting.
  • Ketiga, performa situs Anda maksimal, baik secara speed load, hingga SEO.

Hosting yang aman menurut situs Penasihat Hosting memiliki beberapa kriteria sebagai berikut;

  • Memiliki uptime yang baik
  • Speed yang tinggi
  • Layanan yang cepat
  • Harga yang murah :p

Source : Penasihathosting.com

Sejujurnya saya sendiri kurang begitu paham persoalan hosting, karena belum pernah meneliti menggunakan basis data.

Jadi pada bab ini saya tidak beropini banyak. Saya sarankan Anda membaca situs Penasihat Hosting. Di situs ini Anda bisa membaca hasil penelitian berbasis data dan pengalaman tentang penyedia hosting di Indonesia.

Kalau saya pribadi hanya menilai berdasarkan pengalaman saja, bukan berbasis data yang lebih akurat.

Penyedia hosting yang saya gunakan pun tidak banyak, hanya;

  • Niagahoster
  • Qwords
  • Rumahweb
  • Hoster
  • Jetorbit
  • dan Idcloudhost

So, jika Anda ingin membaca pengalaman saya mengunakan penyedia hosting di atas, silahkan baca bab ini. Tapi jika Anda ingin memperoleh rekomendasi yang lebih akurat, silahkan baca situs Penasihat Hosting. Saya jamin bermanfaat banget!

BAB 6 : HOSTING YANG SAYA GUNAKAN

7. Theme WordPress Terbaik

Theme yang memiliki segudang fitur belum tentu performanya bagus. Theme yang sangat simpel dan sederhana belum tentu performanya jelek.

Lantas seperti apa theme wordpress yang harus dipilih?

Saya pribadi memiliki 3 kriteria khusus dalam memilih theme.

  • Pertama, struktur data harus bagus, syukur-syukur lengkap. Struktur data yang saya maksud ialah acuan struktur data Google, sehingga support berbagai format posting.
  • Kedua, kecepatan. Semakin cepat load speed-nya, semakin bagus buat dipilih. Silahkan cek speed load theme Anda menggunakan tools seperti PageSpeed atau GTmetrix.
  • Ketiga, fitur. Fitur tambahan layaknya SLIDE menjadi hal yang tak perlu saya pikirkan. Karenanya saya posisikan nomor 3. Saya lebih mementingkan performa daripada sekedar fitur namun tak begitu diperlukan.

Pada bab ini Anda akan belajar ngeblog tentang;

  1. Rekomendasi Theme Personal Blog
  2. Rekomendasi Theme Magazine
  3. Rekomendasi Theme Corporate
  4. Semua Theme yang Pernah Saya Gunakan (cerita)
  5. Rekomendasi Theme Bagi Pemula

Silahkan baca bab ini sampai tuntas agar theme yang Anda gunakan benar-benar efektif dan optimal!

BAB 7 : THEME WORDPRESS TERBAIK

8. Plugin yang Wajib Digunakan

Saya menyebut plugin sebagai penunjang utama. Tanpa plugin Anda tetap bisa ngeblog, namun hasilnya kurang maksimal. Sebaliknya, dengan menggunakan plugin hasil ngeblog akan jauh lebih maksimal.

Dalam banyak kasus blogger pemula masih bingung apa saja plugin yang harus diinstall. Yaps, bingung karena saking banyaknya pilihan!

Source : themegrill.com

Bagaimana tidak, untuk penunjang SEO saja ada sekitar 5 plugin, bahkan lebih. Dan Anda harus memilih salah satu di antara,

  • Yoast SEO
  • Rank Math
  • All in One SEO Pack
  • SEOPress
  • The SEO Framework

dan masih banyak lagi.

Ini bari soal penunjang meta SEO, belum speed web, gambar, dan lain-lain.

Pusing kan?

Fatalnya, blogger pemula sering gonta ganti plugin. Setelah pakai Yoast dan merasa kinerjanya kurang maksimal, eh ganti Rank Math. Usai ganti dan tahu kalau Rank Math cukup ribet, eh ganti lagi ke All in One SEO. Setelah ganti dan tahu kalau justru makin ribet, akhirnya CLBK dengan Yoast SEO.

Nah, kejadian seperti ini yang harus Anda antisipasi. Saya selalu mengatakan, cari dulu informasinya sebelum menggunakan. Sehingga setelah Anda install, plugin tersebut akan setia menemani Anda.

Nah, pada ini saya akan berbagi opini sekaligus pengalaman tentang plugin apa saja yang saya gunakan. Baik untuk meta SEO, optimasi kecepatan web, internal link, monitoring, dan lain sebagainya.

Pada bab ini Anda akan belajar tentang;

  1. 5 Plugin yang Pasti Saya Gunakan
  2. 3 Plugin Optimasi Speed Blog
  3. Plugin yang Tidak Perlu Tapi Sering Digunakan
  4. Plugin yang Membuat Blog Berat
  5. QNA Seputar Plugin

Yuk belajar sekarang!

BAB 8 : MEMILIH PLUGIN TERBAIK

9. Membuat Silabus Blog

Silabus adalah salah satu komponen perangkat pembelajaran dari rencana pembelajaran pada suatu kelompok mata pelajaran dengan tema tertentu, yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar yang dikembangkan oleh setiap satuan pendidikan. (Wikipedia)

Jika ditarik ke ranah blogging, maka silabus blog adalah perencaan yang disusun berdasarkan tema tertentu dan dikembangkan menjadi keyword utama, keyword turunan dan jadwal posting sesuai bobot konten. (Opini pribadi)

CandraBi.com

Saya berikan studi kasus pada blog CandraBi.com.

Sebelum saya menulis konten ini, saya sudah membuat silabus terlebih dulu. Silabus tersebut memuat 4 materi utama, 35 bab turunan dan 50 artikel pendukung.

Dengan membuat silabus blog saya tidak terbebani mencari ide konten di masa yang akan datang. Semua sudah tersusun rapi, sistematis dan berbasis riset, kini tinggal eksekusi saja.

Jadi untuk membuat silabus harus bisa riset keyword?

Iya dong!

Sebetulnya riset keyword bukan hal wajib, hanya agar Anda lebih mudah dalam membuat silabus saja.

So, silabus blog adalah bagian dari perencanaan jangka pendek dan jangka panjang. Membuat silabus blog akan menjadikan langkah Anda lebih mudah 80%.

Pada bab ini Anda akan belajar ngeblog tentang;

  1. Cara Riset Keyword (basic)
  2. Mengumpulkan Semua Materi
  3. Menyusun Skala Prioritas Materi
  4. Cara Membuat Silabus dengan Tools
  5. Finaliasi Silabus Blog

Meski silabus sifatnya hanya alterntaif, namun setidaknya dengan adanya silabus blogging plan Anda akan jauh lebih mudah dan terstruktur.

Lebih-lebih jika Anda masih dalam tahap belajar ngeblog. Percaya deh.

BAB 9 : MEMBUAT SILABUS BLOG

10. Menulis Artikel SEO Friendly

Ini adalah tahap eksekusi dari apa yang telah Anda rencanakan. Karena ini sifatnya eksekusi maka penting untuk dipelajari.

Kan percuma jika silabus Anda sudah keren, materi sudah terkumpul dan tersusun, eh giliran eksekusi Anda ZONK. Ya kan?

Bahkan bisa saya katakan, meski materinya jelek, namun jika eksekusinya baik maka hasilnya juga akan baik. Apalagi kalau materinya baik, tentu bakal lebih istimewa.

Karenanya di bab ini saya akan menjelaskan secara detail bagaimana cara menulis artikel SEO friendly menurut praktisi SEO. Mulai dari pemilihan judul, permalink, penempatan keyword, gambar, kategori, hingga meta keyword.

Materi pada bab ini saya sajikan dalam bentuk komparasi dari para praktisi SEO di setiap teknik penulisan artikel SEO.

Jadi jangan berharap saya berpendapat banyak tentang hal ini, tidak. Mungkin saya hanya memberikan sedikit komentar sesuai pengalaman, selebihnya pure perbandingan.

Lalu mana yang harus dipilih?

Nah, ini tugas saya sebagai penyampai materi. Di akhir komparasi saya akan memberikan rekomendasi mana yang bisa dipilih buat Anda yang sedang belajar ngeblog.

Mantab kan?

Pada bab ini Anda akan belajar ngeblog tentang;

  1. Teknik Membuat Judul
  2. Mengatur Permalink
  3. Jumlah Kata
  4. Penempatan Keyword
  5. Heading dan Sub heading
  6. Internal dan Eksternal link
  7. Optimasi Gambar
  8. Infografis
  9. Meta Deskripsi
  10. Struktur Data
  11. Snippet
  12. dll

Wow, asyik juga ya belajar ngeblog, materinya segudang :p. Dengan menguasai teknik menulis artikel SEO, konten yang Anda tulis berpotensi masuk ke laman 1 Google tanpa harus optimasi SEO Off Page.

BAB 10 : MENULIS ARTIKEL SEO FRIENDLY

11. 100 Jasa Penulis Artikel SEO

Saya paham kondisinya. Tidak semua blogger memiliki kesempatan untuk menulis artikel SEO. Selain padatnya pekerjaan offline atau bisnis yang sedang dikembangkan, menulis artikel SEO juga butuh waktu dan tenaga ekstra.

Mulai dari,,,

  • riset keyword
  • mengumpulkan data
  • mulai menulis artikel
  • revisi artikel hingga menjadi draft final
  • posting artikel dan optimasi internal link
  • dll.

Kira-kira menurut Anda ribet gak?

Ribet, jika Anda tidak memiliki cukup waktu buat menulis artikel.

Mudah, jika Anda memiliki cukup waktu buat belajar ngeblog dan menulis artikel.

Nah, khusus buat Anda yang membutuhkan jasa penulis artikel SEO terbaik di Indonesia, saya sudah memberikan rekomendasi di bab akhir materi ini.

Catatan, dari 100 jasa penulis artikel SEO ada yang sudah saya coba layanannya dan ada yang belum. Jadi yang sudah saya coba akan saya berikan catatan khusus mengenai kelebihan dan kekurangannya.

Dalam bab ini Anda akan melihat seluruh layanan sekaligus harga yang ditawarkan. Jadi daripada Anda ribet dan buang-buang waktu membuka web mereka satu-satu, silahkan intip saja bab ini.

Untuk pemesanan, saya sudah menyelipkan informasi kontak dan link dari tiap-tiap penyedia jasa.

Catatan tambahan!

Salah satu cara saya belajar menulis artikel SEO ialah dengan memesan artikel SEO.

Kok bisa?

Strategi saya mudah. Saya cukup memesan 3 sampai 5 artikel SEO dengan topik dan keyword yang sama. Ingat ya, topik dan keywordnya harus sama persis.

Nah, setelah hasil saya terima, kemudian saya bandingkan satu sama lain. Mulai dari gaya penulisan, efektivitas penggunaan kata, metode penulisan, sebaran keyword, hingga validitas data yang disampaikan.

Dari hasil komparasi inilah saya belajar cara menulis sekaligus teknik menulis artikel SEO.

Hasilnya?

Saya bisa menemukan gaya penulisan saya sendiri. Yah meski agak ngaco, tapi paling tidak saya cukup puas dengan apa yang saya pelajari.

Efeknya 85%!

Tidak percaya? coba saja, saya garansi uang Anda 100% bila Anda tidak mendapatkan ilmu apa-apa dari cara yang saya sampaikan di atas.

Mari buktikan di bab ini.

BAB 11 : 100 JASA PENULIS ARTIKEL SEO TERBAIK

QnA Belajar Ngeblog

Adakah situs belajar ngeblog yang paling recommended?

Ada. Di Indonesia ada banyak situs belajar ngeblog yang ditulis secara sistematis dan mudah dipahami. Berikut daftarnya;

  • PanduanIM.com
  • Sugeng.id
  • Blogguebo.com
  • Blogodolar.com
  • Centerklik.com
  • Contohblog.com
  • Kompiajaib.com
  • Arlinadzgn.com
  • dan masih banyak lagi.

Diantara beberapa situs di atas yang paling saya rekomendasikan untuk belajar ngeblog pakai WordPress self host, silahkan ke PanduanIM.com.

Apa kendala paling berat saat belajar ngeblog?

Kurangnya kemauan untuk terus belajar, malas membaca, belajar tidak sistematis dan mudah menerima begitu saja tanpa ada perbandingan materi.

Jadi saran saya, setelah Anda belajar ngeblog di sini, silahkan belajar juga ke situs lain. Kemudian cobalah membandingkan / mengkomparasikan mana yang menurut Anda relevan, bisa diambil dan tidak perlu dilakukan.

Bagi blogger pemula, mana yang lebih recommended, blogspot atau langsung wordpress self host?

Kondisional. Semua memiliki konsekuensi masing-masing. Untuk lebih jelasnya silahkan baca Bab 2 tentang “Blogspot atau WordPress Self Host“.

Apakah blog CandranBi.com juga akan membahas perihal tutorial?

Tidak. Saya tidak akan membahas tutorial / hal-hal teknis, seperti cara setting Wp Rocket dll. Saya hanya membahas konsep, ide, gagasan, pembelajaran dan juga strategi. Jika ingin membahas tutorial, khususnya WordPress, silahkan ke situs Centerklik.com

Apakah Mas Candra menerima belajar ngeblog secara privat?

Tidak. Namun saya menyediakan layanan Membership. Silahkan baca keterangan lebih lanjut di laman Membership.

Mas kok beberapa materi yang disampaikan bertentangan dengan praktisi SEO lainnya?

Jika Anda menjumpai kontradiksi dalam suatu diskursus, itu hal yang wajar. Sebab diskursus blogging adalah hal yang dinamis. Baik dari sisi jurnalistik, teknis, hingga di ranah SEO. Semua tidak berhenti sampai di sini, semua akan terus berkembang.

Bagaimana jika ada hal yang ingin ditanyakan namun belum dibahas di blog ini?

Wah, saya justru berterima kasih sekali. Silahkan sampaikan hal tersebut melalui kontak email ya. Saya akan menambahkan pembahasan tersebut ke materi yang sudah saya tulis. Namun bila pembahasan tersebut tidak ada relevansi dengan materi saya, saya akan menulis artikel khusus.

Penutup

Kesimpulan dari materi belajar ngeblog ini adalah Anda harus membuat perencanaan dan menguasai tekni menulis artikel SEO.

Hanya itu, tidak lebih.

Adanya teknik-teknik seperti riset keyword, backlink dan lain-lain, baru bisa Anda pelajari jika tahap ini bisa Anda lewati dengan baik.

Ingat! Kesalahan terbesar seorang pemula saat belajar ngeblog ialah tidak belajar tahap demi tahap.

Materi yang dipelajarinya loncat-loncat, sehingga materi satu tidak berkorelasi dengan materi berikutnya, tapi justru loncat ke materi yang lebih tinggi / lebih rendah.

Pelajari semua konten yang saya bagikan tahap demi tahap. Tidak perlu terburu-buru dan belajarlah dengan santai.

Jika memang kondisi tidak memungkinkan membaca sekali duduk, tandai dan teruskan membaca di lain waktu. Jika perlu, catatlah poin-poin penting di tiap bab yang saya jabarkan.

Sekian…

11 pemikiran pada “Belajar Ngeblog Dari NOL Untuk Pemula, 11 Materi Pokok [LENGKAP]”

  1. Mas mau tanya, saya sudah ngikutin totorial cara nulis artikel SEO, tapi kenapa susah banget naik ya? udah dikasih backlink juga padahal. Mohon pencerahannya Mas

    Balas
  2. Ini namanya Panduan IM part II. Keren abis artikelnya, gak kerasa saya membacanya sampai habis. Ditunggu penjelasan detailnya ya Bang

    Balas
  3. Like!! Really appreciate you sharing this blog post.Really thank you! Keep writing.

    Balas

Tinggalkan komentar