Kenapa Mahar Pernikahan Saya Adsense & Hosting?

Alasannya sederhana mengapa saya memilih Google Adsense dan Hosting sebagai mahar pernikahan.

Pertama, saya sangat mencintai pekerjaan saya sebagai blogger. Sangat amat! Dan saya terlanjur nyaman dengan pekerjaan ini.

Saking cintanya, banyak hal yang sudah saya korbankan demi menyatukan diri saya menjadi satu DNA dengan blogger.

Mulai dari merelakan kuliah yang kurang beberapa semester lagi lulus. Berjuang mendirikan komunitas Blogger Jakarta.

Masuk ke ring politik bawah untuk memperluas jaringan. Hingga mempertaruhkan keselamatan untuk menyuarakan protes ke Papa Set***, hingga harus berurusan ke Bareskrim Polri.

Terakhir, melepas pekerjaan yang super nyaman dengan status pegawai tetap, padahal beberapa bulan lagi saya menikahi dia.

Semua karena?

Totalitas menjadi FULL TIME BLOGGER.

Kedua, mungkin saya bukan yang pertama, tapi saya ingin merayakannya.

Rencana awal sebelum COVID-19 datang menyerang, konsep pernikahan saya buat penuh dengan pernak pernik blogger.

Mulai dari dekorasi, souvernir, aksesoris foto dan lain-lain. Tapi apa daya semua itu harus digagalkan gara-gara adanya COVID-19.

Alhasil, satu satunya cara merayakan rasa cinta saya atas profesi ini adalah menikahinya dengan mahar Google Adsense + Hosting.

Harapan saya sederhana, apa yang saya rasakan juga bisa dirasakan oleh istri saya dan keluarga.

Bukan hanya saya yang bangga atas profesi ini, tetapi juga istri, keluarga saya dan keluarga istri saya.

Alhamdulillah, perjuangan itu tak mengkhianati sama sekali. Istri saya ridho. Mertua saya juga ridho.

Bahkan, saya disediakan tempat khusus untuk bekerja dengan settingan studio blogger yang InsyaAllah cukup ciamik.

Alhamdulillahnya lagi, istri dan keluarganya tak hanya mensupport saya sebagai blogger, tetapi juga sebagai calon Youtuber.

Kamera, lighting, green screen, mic, dan semua kebutuhan bermain YouTube, tersedia.

Ya karim, betapa indahnya anugrah ini.

Mohon doanya ya, semoga bisa terealisasi.

Ketiga, saya sengaja memberikan mahar hosting karena saya ingin istri saya merasakan hal yang sama.

Saya ingin dia belajar dan menyelam ke dasar dunia blogging yang begitu indah ini.

Ini nadzar saya. Mengajari istri ilmu blogging 100% dari pengetahuan blog yang saya miliki.

Tidak mudah memang, karenanya saya butuh waktu agar dia mampu mencapai puncak.

Selain itu, pertimbangan waktu selama tiga tahun juga sebagai tolak ukur keberhasilan cita-cita saya ini.

Ada tiga tahapan selama tiga tahun ini.

Tahun pertama, mengajarinya tentang ilmu dasar blogging beserta logika blogging.

Tahun kedua, SEO.

Tahun ketiga, hidup dari blog.

Tidak mudah. Sangat tidak mudah. Ada masa dimana istri akan hamil. Ada masa dimana istri akan melahirkan. Ada masa dimana istri akan memprioritaskan buah hatinya.

Itulah mengapa butuh tiga tahun. Butuh proses yang panjang. Belum lagi ia sama sekali tak pernah bersentuhan dengan dunia blogging. Ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi saya.

Semoga saya bisa, mohon doanya.

Keempat, istri saya seorang guru. Dia juga sangat mencintai pekerjaannya. Saya hanya membantu dia menyampaikan apa yang ia ajarkan agar lebih banyak diterima orang.

Jika di dalam kelas suaranya hanya didengar oleh 15-30 murid. Dengan blogging apa yang diajarkannya bisa dibaca oleh puluhan ribu hingga ratusan ribu murid.

Tak hanya kebaikan yang ia terima, tetapi juga insya Allah, pahala yang mengalir deras, keberkahan dan ketentraman hidup.

Saya yang bukan siapa-siapa, apalagi tak memiliki darah seorang pengajar, hanya bisa membantu dengan cara sederhana ini.

Semoga dengan niat dan ikhtiar baik ini keluarga yang saya bangun nanti bisa menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah, waAdsenseniyah. :p

Kelima, saya ingin berbagi inspirasi ke semua teman saya, baik yang sudah kenal maupun yang akan kenal di kemudian hari.

Bahwa menjadi seorang blogger itu membanggakan. Mampu memenuhi kebutuhan hidup. Bahkan bisa menjadi jalan untuk menikahi orang yang kita cintai.

Tidak perlu ragu apakah pekerjaan ini menjanjikan atau tidak. Saya katakan, sangat menjanjikan!

Jangan jadikan UANG sebagai orientasi utama, tapi jadikan PENGALAMAN & PENGETAHUAN sebagai orientasi utama.

Ketika pengalaman kita banyak, pengetahuan terus ditambah, tak perlu mengucap “bim salabim” pun, UANG akan datang dengan sendirinya.

Yang terpenting adalah kita senang menjalaninya. Kita terus mempelajarinya. Kita terus menggali pengalaman.

Kurangi bertanya, perbanyak percobaan. Jangan merasa cukup atas pengetahuan yang kita miliki. Terus tambah nutrisi agar pengetahuan blogging kita makin matang.

Google tidak diam. Google tidak berhenti mengubah algoritmanya. Selama kita berhenti menambah wawasan, disitulah kita akan selesai.

Pun saat memutuskan akan menjadi full time blogger. Perbanyak jaringan! Minimal list kontak di HP ada 1000! Dan semuanya BLOGGER!

Perbanyak aset digital. Ini sangat penting dan jangan tiru saya yang terlambat mengumpulkan aset digital.

Dan yang tak kalah penting, sampaikan pada orang yang kita cintai, keluarga, calon istri, calon mertua dan semuanya, bahwa kita mampu. Bahwa blogging sangat cukup untuk menghidupi keluarga.

Catat!

Ketika sudah terjun bebas menjadi full time blogger dan hingga akhirnya kembali lagi menjadi seorang pegawai, berarti GAGAL TOTAL!

Ini motivasi saya. Ini cambuk saya untuk terus berjuang dan berjuang.

Kalau bisa, dengan menjadi blogger kita bisa membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain.

Apapun keadaannya, bagaimanapun kondisinya, sebanyak apapun darah yang dikeluarkan, bertahanlah dan terus berusaha.

Tuhan tidak tidur. Tuhan tidak akan mengkhianati hambanya yang bersungguh-sungguh dan berdoa.

Terakhir, jangan terlalu membutakan mata dengan Adsense. Ada banyak sekali metode yang bisa digunakan untuk mendapatkan uang dari blog.

Sangat amat banyak!

Okey, saya kira cukup. Sudah sangat panjang saya bercerita dan berceramah.

Mohon doanya, semoga semuanya lancar. Prosesi akad nikah yang InsyaAllah diadakan tanggal 2 Agustus 2020 besok juga lancar.

Semoga dengan mahar berupa Google Adsense + Hosting ini bisa menjadi langkah awal saya membangun keluarga Blogger yang sakinah, mawadah, warahmah, waAdsenseniyah.

Amin, amin, amin.

Salam hormat dari saya,

Candra Bi

Silahkan dishare agar yang lain merasakan apa yang kamu rasakan setelah membaca thread ini.

Mahar Pernikahan dari …

mahar pernikahan

Terima kasih banyak kepada Jagoan Hosting dan Jetorbit yang telah bersedia mensponsori mahar pernikahan saya berupa hosting unlimited.

Semoga dengan hosting ini apa yang saya cita-citakan tercapai.

Teruntuk Jagoan Hosting dan Jetorbit, semoga menjadi hosting terbaik di Indonesia. Penggunanya makin banyak dan senantiasa memberikan pelayanan terbaik untuk blogger di Indonesia.

3 pemikiran pada “Kenapa Mahar Pernikahan Saya Adsense & Hosting?”

  1. Menarik sekali mas. Semoga sukses kehidupannya dan jadi the next Panduanim atau Mas Sugeng

    dari aku yang pernah spam telepon waktu malam malam ketika pembelian Mundana

    Balas
  2. akhirnya saya tau blognya mas Candra yang fenomenal karena mahar pernikahan google adsense. Untuk menjadi fulltime blogger memang susah. Sayapun sedang merintis jadi fulltime blogger. Jadi ya, memang butuh pengorbanan waktu tenaga dllnya. Selamat Berbahagia Mas.

    Balas

Tinggalkan komentar